Tak ada yang bisa membantah, bahwa hidup memang seperti jungkat-jungkit,
kadang di atas, kadang di bawah.
Selepas lulus SMA di tahun 2009, saya merantau ke Jogja, kota
yang tak terlalu jauh dari kampung halaman saya, Magelang. Jaraknya hanya sekitar
30 kilometer, teramat sangat dekat untuk ukuran merantau.
Di kota ini, saya bekerja sebagai penjaga warnet, atau kita sebut
saja operator warnet, atau biasa disingkat OP saja, biar lebih terlihat terhormat
dan agak hi-tech.
Bekerja sebagai OP warnet adalah pengalaman kerja pertama saya.
Sebenarnya, dulu sih pernah buka jasa pembuatan stiker di rumah, tetapi waktu itu
status saya masih pelajar, jadi mungkin belum bisa dibilang sebagai kerja lepas,
masih sekadar sambilan.
Selama jadi OP warnet, saya belajar banyak hal. Salah satunya
adalah belajar membuat blog untuk menyalurkan hobi menulis saya. Sangat menyenangkan
menghabiskan banyak waktu di depan komputer untuk menulis di blog, menyalurkan kegelisahan-kegelisahan
yang sering kali tak bisa saya tuliskan di dinding Facebook. Saya merasa sangat
nyaman bekerja sebagai OP warnet saat itu, apalagi juragan saya waktu itu baiknya
setengah mati, padahal saya seringkali tidak disiplin atau teledor dalam menjalankan
pekerjaan.
Hampir satu setengah tahun saya bekerja sebagai OP warnet di
Jogja. Selepas itu, saya pulang ke Magelang, mencoba mencari pekerjaan lain yang
mungkin bisa memberikan pengalaman baru.
Namun, agaknya OP warnet memang sudah menjadi jodoh profesi saya.Terbukti
,tak berapa lama setelah pulang ke Magelang, saya kembali mendapat pekerjaan sebagai
OP warnet di sebuah warung internet di dekat tempat tinggal saya.Yoi-net, begitu
anak-anak sering menyebutnya.
-----
Kisah lengkapnya, bisa dibaca di ebook berikut.